• 14Aug

    Kamera SLR

    kamera SLR (Single Lens Reflex) terdiri atas bodi kamera, lensa, dan lampu blitz.

    kamera SLR dilengkapi fitur standar yaitu pengatur kecepatan rana, pengatur cincin diafragma, dan lightmeter.

    Gunakanlah rumus “FAST” untuk memotret suatu objek

    F = Focus, fokuskan dulu objek yang akan anda bidik, melalui gelang fokus pada lensa anda dapat mengatur obyek mana yang hendak anda tonjolkan atau fokuskan.

    A = Aperture, diafragma, aturlah diafragma sesuai dengan kebutuhan, kebutuhan cahaya pada saat memotret dapat dipantau dari lightmeter, apabila overexpose ditandai dengan (+), apabila underexpose ditandai dengan (-), apabila kita memotret dengan posisi lightmeter under maka gambar akan tampak gelap. apabila over maka gambar akan telihat sangat terang.

    S = Speed, Aturlah kecepatan rana pada kamera anda sesuai dengan yang dibutuhkan, hal tersebut dapat dipantau dari lightmeter.

    T = Think, pikirkan apakah obyek yang masuk kedalam frame kamera sudah sesuai dengan apa yang anda inginkan. jika sudah segera tekan tombol pelepas rana dan jadilah gambar sesuai dengan yang kita inginkan.

    NB: jadikanlah lightmeter sebagai pedoman anda saat memotret, karena dengan berpedoman pada lightmeter gambar yang akan anda buat ditentukan gelap atau terangnya sesuai dengan yang diinginkan.

    speed “s” yaitu kecepatan rana atau tirai kamera membuka dan menutup. Alat ini berfungsi membatasi cahaya pada waktu cahaya menyentuh sensor pada kamera digital.

    Aperture “f” yaitu diafragma adalah besar lubang pada lensa yang berfungsi membuka jalan bagi cahaya yang masuk. diafragma dapat disetel sesuai dengan kebutuhan kita, diafragma memiliki ukuran yaitu F: 2,8 ; 4; 5,6; 8; 11; 16; 22. Besar kecil angka tersebut dapat berpengaruh pada ketajaman gambar. Bila kita menggunakan angka 22 maka benda terdekat dari kamera hingga terjauh akan kelihatan tajam, bila menggunakan angka terkecil (2,8) maka benda paling fokuslah yang paling terlihat tajam.

    Speed dan diafragma adalah dua hal yang paling penting dalam membuat suatu gambar.

    ada beberapa mode dalam memotret yang saya ketahui yaitu :

    Stop Action : dimana obyek bergerak beserta latar belakang yang kita potret tampak diamĀ  dan berhenti

    Panning : dimana obyek bergerak yang kita potret tampak diam dan jelas dan latar belakangnya bergerak seperti blur

    Slow Action : dimana obyek bergerak yang kita potret tampak blur / tidak jelas sedangkan latar belakangnya tampak jelas dan fokus.

    Minimum Light : dimana obyek yang kita foto hanya diterangi cahaya sedikit sekali

    Tags: